Langsung ke konten utama

6 Penyebab Bunga dan Buah Cabai Rontok



6 Penyebab Daun dan Buah Cabai Rontok

Masalah kerontokan bunga dan buah pada tanaman cabai, tentu berpengaruh terhadap kurangnya hasil pduksi saat musim panen. 
Kerontokan bunga dan buah pada tanama cabai bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Untuk itu juragan perlu mengenalinya. agar tidak salah dalam penanganan. dan berikut adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan tanaman canai juragan bisa mengalami kerontokan berdasarkan dari hasil riset yang telah kami lakukan. 

1. Kekeringan
Kerontokan bunga dan buah tanaman cabai sering terjadi pada saat musim kemarau. Hal ini disebabkan karena faktor kekurangan air atau kekeringan. Saat kekeringan atau kekurangan air, perkembangan tanaman cabai biasanya akan terhambat. dan jika kekeringan terjadi saat memasuki masa pembungaan, maka bunga cabai mudah sekali menjadi rontok. 

Permasalahan ini bisa diatasi dengan melakukan penyiraman atau perbaikan irigasi. Namun Untuk mengantisipasi kekeringan juragan bisa melakukan teknik penanaman dengan membuat koakan atau lubang tanam yang sedikit lebar dan dalam pada lubang yang akan kita tanami. Hal ini bertujuan agar pada saat hujan atau pada saat penyiraman dapat menampung dan menyimpan air lebih lama. Sehingga tanah tidak cepat mengiring, dan tetap lembab. 

2. Kelebihan unsur Nitrogen 
Pada masa pembungaan atau pada masa pembuahan, tanaman cabai memasuki masa generatif. sehingga kebutuhan nitrogennya cenderung menurun. Jadi, pada saat keadaan tanaman cabai sudah muncul beberapa bunga, lalu juragan tambahkan atau aplikasikan pupuk yang mengandung banyak nitrogen, seperti pupuk urea, maka bisa dipastikan bungabunga yang ada pada tanaman cabai juragan akan menjadi rontok.
 
Untu itu jika taman cabai juragan sudah memasuki masa pembungaan atau pembuahan, sebaiknya kurangi penggunaan pupuk nitrogen atau hentikan sementara.
Atau, Juragan bisa menggantinya dengan pemberia pupuk lain yang mengandung unsur nitrogen dalam jumlah yang sedikit. 

3. Serangan hama thrips 
Krontokan daun bisa juga disebabkan karena serangan hama trips. Hama trips adalah hama yang sangat sering menyerang tanaman cabai, terutama pada ujung daun muda dan bunga, sehingga mengakibatkan bunga cabai jadi rontok.
Untuk mengatasi masalah hama trips,   terlebih dahulu juragan harus mensterilkan tanaman cabai dari hama trips, caranya dengan melakukan penyemprotan insektisida kimia maupun organik. Jadi, untuk insektisida kimianya bisa menggunakan bahan aktif abamektin, seperti agrimec 18 ec untuk harganya sendiri sekitar 50 ribuan untum kemasan 100 ml,  jika ingin yang lebih murah ada ada abamektin seperti abacel yang harganya sekitar 40 ribuan saja. 

Selain bahan aktif abamektin, juragan juga bisa menggunakan insektisida berbahan aktif profenofos rata2 harganya lebih murah ketimbang abamektin contoh produknya adalah curacron isi 500 l harganya sekitar 35 ribuan atau dengan calicron yg 100 ml 
Ada lagi insektisida berbahan aktif profenofos ini yaitu biocron harganya 30 ribuan. 

4. Overdosis pestisida 
Saat mengaplikasikan pestisida ke tanaman cabai, khususnya pestisida kimia, sebaiknya dosis yang juragan berikan, harus sesuai dengan petunjuk penggunaan. Jika tidak sesuai dan berlebihan, maka menjadi overdosis. Adapun gejala overdosis ini ditandai dengan ujung daun tanaman terbakar, sehingga menyebabkan bunga cabai menjadi rontok. Bahkan, bunga cabai bisa tidak muncul pada ujung daun atau daun muda tanaman cabai. 

Oleh karena itu, saat menggunakan pestisida, harus sesuai dengan dosis yang ada pada petunjuk. gunakanlah dengan dosis yang paling minimal. Jika belum efektif, maka naikkanlah dosisnya sedikit demi sedikit hingga sampai pada dosis yang tepat.
Perlu diketahui bahwa penggunaan pestisida yang tidak sesuai petujunjuk akan menyebabkan hama akan cepat resisten atau kebal.

5. Penggunaan ZPT yang berlebihan
Zat pengatur tumbuh memang sangat baik di gunakan saat tanaman cabai masih dalam fase vegetatif atau dalam masa pertumbuhan. Karena kandungan hirmon yang terdapat pada zpt dapat memacu pertumbuhan, sehingga tanaman cabai akan lebih cepat tumbuh dan berkembang. 

ZPT atau zat pengatur tumbuh mempunyai fungsi untuk merangsang pertumbuhan tanaman. Hal ini hampir sama fungsinya dengan unsur nitrogen. Namun, meskipun memiliki manfaat yang positif terhadap pertumbuhan tanaman, Penggunaan ZPT juga perlu diperhatikan agar penggunaannya tidak berlebihan. Karena jika berlebihan akan dapat menjadikan bunga cabai menjadi rontok. 

6. Kelebihan air akibat hujan
perlu juragan ketahui, bahwa tanaman cabai, tidak suka pada kondisi yang terlalu banyak air. karena dapat menyebabkan layu tanaman hingga rontok bunga dan buah cabai. Selain itu tanaman cabai yang kelebihan air, pertumbuhannya justru akan menjadi terhambat. juragan bisa membuktikan sendiri saat menanam di tempat yang tidak terkena paparan matahari alias lembab, maka  pertumbuhannya akan lambat dan kerdil. 

Untuk mengantisipasi hal ini, maka juragan bisa mengakalinya, dengan membuat bedengan, disaat sebelum melakukan penanaman. atur irigasi diantara bedengan, dengan cara membuat saluran pembuangan air. sehingga jika terjadi hujan, air tidak sampai menggenangi permukaan bedengan. 

Selain itu, untuk mengatasi kelembapan, juragan juga bisa menggunakan mulsa plastik hitam perak, saat menanam tanaman cabai pada musim hujan. Mulsa plastik berfungsi untuk menjaga kondisi tanah supaya tidak terlalu basah. Sehingga tanaman cabai tidak mudah rontok. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kegunaan ZPT Ethrel untuk tanaman

  Kegunaan ZPT Ethrel untuk tanaman  Ethrel 480SL merupakan pupuk atau zat pengatur tumbuh (ZPT) yang mengandung bahan aktif etefon 10%, dibentuk dari unsur etilen. Ethrel berupa larutan cair berwarna coklat kemerahan yang sifatnya mudah larut. Produk dari PT.Bayer Indonesia ini dapat bekerja dengan sistem kontak, langsung diserap melalui bagian permukaan tanaman seperti daun, batang juga buah. Ethrel akan masuk ke dalam jaringan tanaman lalu mengaktifkan metabolisme tanaman. Produk Bayer dengan nama lengkap ZPT ethrel 480 SL ini memiliki bentuk cairan dengan warna coklat kemerahan. Selain itu, ZPT ethrel dari Bayer ini mengandung bahan aktif etefon 10% yang dibentuk dari unsur hormon tanaman, yaitu etilen. Etilen merupakan salah satu jenis hormon tanaman yang berfungsi untuk mendukung proses pertumbuhan tanaman budidaya pada lahan pertanian. Namun penggunaannya harus sesuai dosis yang berlaku dan tidak berlebihan karena beresiko menghambat tanaman budidaya. pertumbuhan Penggu...